Yusril Cs Disindir Gentar Hadapi Perbaikan Gugatan 02



Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) tidak mempersalahkan perbaikan materi gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 yang telah diserahkan Tim Hukum Prabowo-Sandi pada Senin (10/6) lalu.

Keputusan Anwar Usman Cs itu ternyata menuai kritik Tim Hukum Jokowi-Maruf. 

Yusril Ihza Mahendra selaku ketua Tim Hukum 02, menilai majelis hakim mengesampingkan Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK).

Sebaliknya, kubu 02 menganggap rivalnya ketakutan. 

"Mereka (01) dari awal tetap terkesan ketakutan terhadap perbaikan berkas kami," kata Jurubicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade kepada Kantor Berita RMOL, Sabtu (15/6).

"Kalau Anda tidak curang tidak usah takut," lanjutnya.

Andre berpendapat, pernyataan Yusril memberi kesan bahwa keputusan Anwar Usman Cs di luar skenario yang dibangun oleh pihak terkait dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku termohon.

"Narasi yang dibangun selama ini oleh pihak mereka kan agar perbaikan kita ditolak, agar kita bicara kuantitatif bukan kualitatif. Terlihat ada rasa ketakutan dan gentar dari pihak sana soal perbaikan berkas kami," tutur Andre yang juga politisi muda Gerindra.

"Dan Alhamdulillah, berkas kami diterima," imbuhnya.

Kendati demikian, kata Andre, pihaknya menghargai sikap Tim Hukum 01.

"Itu haknya Pak Yusril, mungkin mereka kecewa kan sudah bermimpi bahwa bekas kami ditolak," demikian Andre. [rmol]

Harga Batubara Acuan Juni Dipatok US$ 81,48/Ton



Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan telah menetapkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 92 K K/30/MEM/2019 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan untuk Bulan Juni Tahun 2019.

Kepmen tersebut menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) dan Harga acuan untuk 20 mineral logam (Harga Mineral Acuan/HMA). Untuk HBA Juni ditetapkan sebesar US$ 81,48 per ton.

"Kepmen yang mengatur HBA dan HMA bulan Juni sudah keluar. HBA dan HMA yang telah ditetapkan ini akan digunakan sebagai dasar perhitungan Harga Patokan Batubara dan Mineral di bulan ini," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (Biro KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangannya, Jumat (14/6/2019).

HBA adalah harga yang diperoleh dari rata-rata Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platss 5900 pada sebelumnya. Kualitasnya disetarakan pada kalori 6322 kcal per kg GAR, Total Moisture 8%, Total Sulphur 0,8% dan Ash 15%.

Sementara, HMA komiditas nikel ditetapkan US$ 12.100,00/dry metric ton (dmt). Turun dari US$ 13.000,91/dmt untuk HMA Mei 2019.

Untuk komoditas kobalt ditetapkan US$ 34.750,00/dmt, naik dibanding HMA Mei sebesar US$ 32.320,45/dmt. Harga timbal turun dari US$ 1.977,25/dmt pada HMA Mei 2019 menjadi US$ 1.863,53/dmt di Juni.

Harga seng turun dari US$ 2.940,43/dmt pada HMA Mei 2019 menjadi US$ 2.818,39/dmt.

Untuk diketahui, HMA adalah salah satu variabel dalam menentukan Harga Patokan Mineral (HPM) logam berdasarkan formula yang diatur dalam Kepmen ESDM Nomor 2946 K/30/MEM/2017 tentang Formula Untuk Penetapan Harga Patokan Mineral Logam. HMA ini menjadi salah satu variabel untuk menentukan HPM.

Variabel penentuan HPM logam lainnya adalah nilai/kadar mineral logam, konstanta, corrective factor, treatment cost, refining charges, dan payable metal.

Besaran HMA ditetapkan oleh Menteri ESDM setiap bulan dan mengacu pada publikasi harga mineral logam pada index dunia, antara lain oleh London Metal Exchange, London Bullion Market Association, Asian Metal dan Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX). (detik)

Berebut Pasar Digital di Dunia Televisi Interaktif


Perusahaan digital dan e-commerce tak henti berekspansi menghadirkan fitur dan bisnis baru. Yang paling anyar, para raksasa industri digital Indonesia mulai berlomba-lomba menggarap dan menghadirkan layanan film atau video on demand (VoD) di lapaknya masing-masing.

Jika tak ada aral melintang, Go-Jek Indonesia akan merilis layanan terbarunya, Go-Play, pada Januari tahun depan. Lewat Go-Play, para pengguna Go-Jek bisa menonton film atau video streaming di aplikasi ponselnya. Perusahaan penyedia layanan video on demand tersebut bakal bersaing dengan penyedia VoD asal Singapura, HOOQ dan asal Malaysia yang sudah masuk ke Indonesia.

Managing Partner Ideosource Andi Boediman optimistis, Go-Play bakal menguasai pasar VoD di Indonesia karena pasar Go-Jek sudah besar. “Basis user (pengguna) Go-Jek sudah besar, 20 juta,” kata dia kepada Katadata. pertengahan September lalu. Penetrasi internet di Indonesia pada tahun lalu telah mencapai 143,3 juta pengguna menjadi lahan potensial untuk bisnis VoD.

Demi bersaing dan menguasai pasar VoD, Go-Jek sudah mempersiapkan diri sejak jauh-jauh hari. Alasannya, untuk merealisasikan rencana ini butuh dana yang besar dan dukungan akses kontennya. Pada awal 2017, Go-Jek sudah merilis Go-Studio untuk memasok konten-konten di Go-Play.

Andi melihat potensi bisnis ini besar karena rata-rata pertumbuhan jumlah penontonnya melebihi bioskop. Bila pertumbuhan penonton bioskop mencapai 17% per tahun, bisnis over the top (OTT) seperti VoD pertumbuhannya bisa mencapai 19% untuk lima tahun ke depan. “Itu pattern dari pertumbuhan normal,” kata Andi.

VoD adalah sistem televisi interaktif yang memfasilitasi khalayak untuk mengontrol atau memilih sendiri pilihan program video dan klip yang ingin ditonton. Fungsi VoD seperti layaknya video rental, dengan pelanggan dapat memilih program atau tontonan ketika yang ingin ditayangkan.

Pilihan program dapat berupa sederet judul film, serial TV, acara realitas, video streaming, dan program lainnya. Tidak hanya menonton, pengguna pun dapat menyimpan serta mengunduh program semau mereka.

Saat ini, Go-Studio sudah mendanai empat film yakni Kulari Ke Pantai, Buffalo Boys, Keluarga Cemara, serta Aruna dan Lidahnya. Film-film ini juga turut didanai oleh Ideosource, modal ventura yang sudah mendanai 27 perusahaan perintis (startup) senilai US$ 15 juta, sejak 2014.

“Go-Studio memberikan lebih banyak kesempatan bagi para pelaku industri film, pembuat konten lokal dan komunitas kreatif Indonesia supaya karyanya dinikmati oleh masyarakat Indonesia dan mancanegara,” kata Vice President Corporate Communication Go-Jek Michael Reza.

E-commerce seperti Bukalapak juga merambah bisnis ini. Bukalapak merilis fitur streaming film, BukaNonton, yang sudah bisa diakses lewat aplikasi sejak Juni lalu. Peluncuran produk baru ini berbarengan dengan momen mudik, sehingga Bukalapak juga menyediakan Wireless Fidelity (WiFi) di beberapa kereta api.

Senior Brand Activation Manager Bukalapak Oci Ambrosia mengatakan BukaNonton merupakan salah satu inovasi untuk mendukung perfilman Indonesia. “Tentunya, inovasi kami tidak akan berhenti disini. Kami akan terus berupaya untuk mempermudah para pecinta film dan komunitasnya melalui pemanfaatan teknologi,” kata dia.

Fitur BukaNonton menyediakan 20 ragam film pilihan dari berbagai genre seperti  Dilan 1990, Warkop DKI Reborn, dan lain sebagainya. Selain konten film dan games, BukaTalks dan BukaMusik juga tersedia di BukaNonton. Sayangnya, Bukalapak masih enggan berkomentar lebih jauh terkait perkembangan dari fitur BukaNonton tersebut.

Perusahaan dalam negeri lainnya yang merambah bisnis video streaming adalah PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel). Anak usaha perusahaan pelat merah PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) ini meluncurkan aplikasi video digital MAXstream pada Juni lalu. Aplikasi ini menawarkan layanan dalam tiga kategori yaitu saluran gratis (free channels), basic channels, dan premium channels.

Saluran gratis yang bisa diakses tanpa biaya oleh masyarakat umum adalah Kompas TV, Metro TV, TV one, dan JAKTV. Lalu layanan basic channel hanya dapat dinikmati oleh pelanggan Telkomsel tanpa biaya tambahan. Layanan ini menyediakan saluran internasional seperti TLC, EuroSport, Animal Planet, Discovery Asia,dan Discovery Channel.

Kemudian lewat saluran premium, Telkomsel menyediakan paket data bulanan. Pada awalnya, hanya saluran seperti Warner TV, OH!K, dan Nick Jr yang tersedia. Nantinya, pilihan salurannya terus ditambah. General Manager Corporate Postpaid and Broadband Marketing Communications Telkomsel Himawan Prasetyo menyampaikan, aplikasi MAXstream telah diunduh 4,7 juta.

Sementara itu, PT Elang Mahkota Teknologi atau Emtek Group lewat anak usahanya PT Kreatif Media Karya lebih dulu merilis layanan VoD bernama Vidio pada Oktober 2014. Vidio menayangkan saluran televisi (TV) milik Emtek seperti SCTV dan Indosiar hingga konten berita dari Bintang, Bola, dan Liputan6.

Untuk memperluas jumlah pengguna, Vidio dan MAXstream pun sama-sama menayangkan siaran langsung pertandingan Asian Games 2018 pada 18 Agustus-2 September lalu. "Kami targetkan 10 juta unduhan (MAXstream) pada Desember 2018," kata Himawan.

Tak mau kalah, PT MNC Investama Tbk atau MNC Group meluncurkan MeTube pada Mei 2015. Layanan ini menyediakan saluran TV milik MNC Group, termasuk in house production berupa exclusive series. Layanan video meTube ini secara resmi terbuka bagi masyarakat umum pada 29 Januari 2016.

Selain itu, muncul lagi layanan VoD bernama Oona TV besutan anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom), PT Metranet dan PT NFC Indonesia. Aplikasi ini sudah diunduh satu juta kali, dua bulan sejak diluncurkan. “Kami target dua juta pengguna hingga akhir tahun,” ujar Chief Executive Officer (COO) Metranet Widi Nugroho.

Saat ini Oona TV memiliki 150 konten. Yang menarik, Oona TV mengembangkan program poin bernama TCoint. Pengguna yang menonton iklan melalui Oona TV selama semenit akan mendapat beberapa Tcoint yang nantinya bisa ditukarkan dengan produk lain, seperti pulsa, ataupun produk-produk perusahaan yang bermitra dengan NFC Indonesia.

Guna memonetisasi layanan televisi gratis ini, perusahaan mengintegrasikannya dengan big data. Penonton Oona TV akan dilihat demografinya, mulai dari jenis kelamin, umur, hobi, hingga media sosialnya. Hal itu memungkinkan karena layanan dilengkapi fitur percakapan yang akan memandu pengguna pertama untuk mencantumkan akun media sosialnya. Data yang diperoleh bakal dimonetisasi untuk menggaet pengiklan. 

Secara umum, layanan VoD ini memang sudah lama hadir di Tanah Air. Selain keenam aplikasi itu, layanan VoD yang lebih dulu hadir di antaranya Mivo yang menyajikan saluran TV baik dari dalam maupun luar negeri sejak 2009, serta Kompi TV yang menyiarkan siaran langsung pertandingan olahraga dan saluran TV Indonesia.

Ada pula Firstmedia Go yang merupakan layanan TV streaming dari First Media. Kemudian, ada Usee TV milik Telkom. Layanan ini menyajikan live streaming agenda yang diadakan oleh Telkom, siaran radio dan TV di Indonesia, hingga film. Lalu, ada juga indostreaming; dan super soccer TV.

Layanan VoD semakin berkembang mulai 2016, seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna internet di Tanah Air. Berdasarkan data Statista, pendapatan dari iklan berbasis video di Indonesia diproyeksikan mencapai Rp 4,3 triliun pada tahun ini. Tingkat pertumbuhan rata-rata tahunan (CAGR) iklan berbasis video pun diproyeksi 25,9% per tahun.

Pengguna Aktif DANA Naik 50% Sejak Awal Tahun


Perusahaan teknologi finansial (fintech) bidang pembayaran, DANA udah menggaet 15 juta pengguna aktif per April 2019. Jumlah pengguna DANA tercatat naik 50% sejak awal th. ini.

Fintech besutan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) dan Ant Financial (Alipay) ini juga udah menggandeng mitra di lebih dari 15 ribu lokasi. Alhasil, transaksi di platform DANA capai lebih dari 1 juta per hari.

Chief Communications Officer DANA Chrisma Albandjar mencatat, frekuensi transaksi di platform DANA tergolong stabil. “layanan belanja, pembelian pulsa, dan pembayaran tagihan meningkat,” ujar dia kepada Katadata.co.id  di kantornya, Jakarta, Selasa (21/5).

Untuk tingkatkan jumlah mitra, DANA pun merilis fasilitas registrasi self on boarding terhadap awal th. ini. Melalui fasilitas ini, pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) hingga pelosok Indonesia mampu mendaftar secara online untuk menjadi mitra DANA.

Calon mitra cuma wajib isi informasi mengenai data pribadi dan toko miliknya. Mitra juga mampu mencetak kode Quick Response (QR) untuk sediakan fasilitas pembayaran dengan DANA. “Progresnya bagus sekali di seluruh Indonesia,” ujar dia. Namun, ia enggan menyatakan besaran kenaikannya.
CEO DANA Vincent Iswara menyampaikan, 90% transaksi di Indonesia dijalankan secara tunai. Ia berharap, Kedatangan DANA mampu mendorong transaksi tanpa tunai (non-cash) di Tanah Air. “Kami menghendaki mentransformasi masyarakat Indonesia ke digital ekonomi,” kata dia.

DANA hadir di Indonesia terhadap akhir Maret 2018. Namun, DANA formal hadir terhadap akhir th. lalu. Di awal kemunculannya, DANA udah menggandeng 40 mitra seperti BlackBerry Messenger (BBM), Ramayana, Bukalapak, Lazada, MOKA, Sepulsa, TIXid.

Pada Februari lalu, Bukalapak pun formal menghapus fitur BukaDompet. Sebab, hingga kala ini fasilitas pembayaran berikut belum juga mendapat izin dari Bank Indonesia (BI). Dengan begitu, Bukalapak mengandalkan dompet digital dari DANA, disamping fasilitas pembayaran lain seperti bank dan toko retail.

Pada akhir th. lalu, DANA memiliki 600 mesin pemindai kode QR punya pengguna. Dengan begitu, pengguna tidak wajib memindah kode QR mitra. Meski demikian, DANA tetap sediakan kode QR di tiap-tiap mitra.

Hasil Riset: Uang THR Mayoritas Digunakan untuk Belanja di E-commerce


Riset Snapcart menunjukkan, mayoritas konsumen di Indonesia pakai uang Tunjangan Hari Raya (THR) untuk berbelanja di e-commerce. Produk yang banyak dibeli adalah pakaian, personal care, produk digital, gawai, serta makanan dan minuman (groceries).

Riset berikut dikerjakan pada 1.000 responden, pada 16-23 April 2019. Berdasarkan survei tersebut, 60% responden berencana pakai uang THR untuk berbelanja. Sebanyak 91% di antaranya bakal berbelanja melalui e-commerce.

Meski begitu, 56% responden berencana berbelanja di mal, pasar, toko atau minimarket dan warung. "Tren ini merata, baik para responden yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) maupun di luar itu," ujar Country Sales plus Operation Snapcart Indonesia Eko Wicaksono dalam siaran pers, Kamis (9/5).

Dia menyampaikan, kecenderungan pakai uang THR untuk berbelanja lebih tinggi di kalangan perempuan yaitu 64%. Hanya 54% berasal dari responden laki-laki yang idamkan membelanjakan uang tersebut.
Perempuan mengunakan uang THR untuk membeli pakaian, tas, sepatu dan aksesoris. Sedangkan laki-laki lebih berminat membeli produk digital, gawai, peralatan olahraga dan untuk keperluan hobi.
Berdasarkan riset tersebut, Shopee, Tokopedia, Lazada dan Bukalapak merupakan e-commerce yang banyak dipilih konsumen untuk membelanjakan uang THR. Sebanyak 57% responden menentukan Shopee dan 19% lainnya bakal pakai uang THR untuk berbelanja di Tokopedia. Lalu, sembilan % bakal berbelanja di Lazada dan Bukalapak.

Selain keempat e-commerce tersebut, responden juga berminat berbelanja di JD.id, Blibli, Zalora, Elevenia, Zilingo, Berrybenka, Qoo10 dan Sorabel. Namun, kira-kira 70% responden perempuan berusia di bawah 25 tahun menentukan Shopee sebagai e-commerce favorit.

Sebanyak 66% responden rela berbelanja di e-commerce sebab banyak tawaran promosi. Lalu, 59% berbelanja di e-commerce sebab tertarik bersama dengan gratis ongkos kirim dan 56% sebab harga barang lebih murah. Pertimbangan lainnya, sebab tersedia banyak tawaran bonus, pilihan produk yang beragam, metode pembayaran lebih lengkap. Berbelanja di e-commerce juga dinilai lebih cepat, serta efisien saat dan biaya.

Meski begitu, tak seluruh responden membelanjakan uang THR di e-commerce. Sebanyak  65% responden berencana menaruh uang THR dalam wujud tabungan. Lalu, 45% responen bakal pakai uang THR untuk sedekah atau zakat. Sekitar 25% lainnya pakai uang berikut untuk keperluan liburan dan mudik. Ada juga responden yang berencana pakai uang itu untuk investasi, sebanyak 35%.

Snapchart menyampaikan, sampel utama riset ini adalah kelompok umur 15-60 tahun. Responden dibagi dalam dua kelompok wilayah, yaitu Jabodetabek dan di luar itu. Sebanyak 85% responden terima THR berasal dari pendapatan sendiri atau keluarga. Responden laki-laki lebih banyak mendapat THR berasal dari pendapatan sendiri ketimbang perempuan.

Gandeng Baznas Shopee Kumpulkan Zakat dan Donasi Makanan


Platform e-commerce Shopee menggandeng Badan Amil Zakat (Baznas) untuk mendonasikan makanan kepada 10 ribu mustahik atau orang yang berhak terima sedekah selama bulan Ramadan th. ini. Donasi ini disatuka lewat fitur Shopee dan makanannya dapat dibagikan ke lokasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Country Brand Manager Shopee Indonesia Rezki Yanuar mengatakan, sampai pas ini donasi yang telah terkumpul sejak fitur itu diluncurkan pada akhir April lalu, telah cukup banyak. Hanya, ia enggan menjelaskan cermat jumlahnya.

“Dengan obyek 10 ribu mustahik, jikalau diamati angka (donasi) yang terkumpul pas ini telah cukup bagus,” ujar Rezki pas ditemui di dalam acara Shopee Gelar Ngabuburit Sambil Galang Donasi Ramadan Bersama Baznas dan Parongpong di Blok M Square, Jakarta, Jumat (17/5).

Rezki menjelaskan, selain fitur donasi, ada pula fitur zakat yang mampu digunakan penggunanya di platform e-commerce tersebut. Untuk manfaatkan fitur donasi dan zakat, pengguna mampu terhubung fitur Produk Digital yang terdapat di dalam Menu. Kemudian pengguna mampu menentukan salah satu fitur itu dan memasukkan nominal yang dapat dikirim.

Fitur donasi dan zakat tersebut juga mampu dibuka bersama dengan QR code lewat perangkat Android. Namun, Rezki menjelaskan, tanpa sistem pembayaran tersebut pun donasi dan zakat tetap mampu dilaksanakan di platformnya. “Kami sosialisasikan fitur ini bersama dengan QR Code hanya untuk mengedukasi masyarakat, supaya mereka mampu langsung mencoba fitur ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk program zakat di platformnya Shopee juga menyerahkan duwit yang terkumpul kepada Baznas untuk disalurkan cocok rencana yang telah disiapkan oleh lembaga tersebut.

Rezki berharap, ke depannya program donasi dan zakat di Shopee mampu terus terjadi meski bulan Ramadan berakhir. “Mudah-mudahan program ini mampu terus kita melaksanakan ke depannya,” ujarnya. Apalagi, donasi dan zakat juga mampu dilaksanakan di luar Ramadan, layaknya sedekah dan zakat mal (zakat untuk harta).

Sebelumnya, Shopee juga telah menggandeng Baznas pada Ramadan th. lalu. Namun, menurut Rezki donasi tersebut berfokus kepada anak-anak saja, namun th. ini berfokus pada makanan. Ia menjelaskan, bentuk donasi th. lantas berbentuk pembelian produk donasi yang telah ditetapkan nominalnya. “Kalau th. ini berapa pun dipersilahkan, tidak ada minimal,” ujar Rezki

Startup Pesan-Antar Makanan Asal Malaysia Berencana Saingi Go-Food


Perusahaan penyedia sarana pesan-antar makanan asal Malaysia, Dahmakan baru saja menyatukan US$ 5 juta berasal dari putaran pendanaan seri A. Tambahan modal ini rencananya dapat dipakai untuk ekspansi ke Singapura dan Indonesia.

Namun, menurut laporan The Independent, Dahmakan dapat memperluas cakupannya di Malaysia khususnya dulu. Baru lantas ekspansi ke Singapura dan Indonesia. Tahun lalu, Dahmakan merambah Bangkok sesudah mengakuisisi startup pengiriman makanan lokal, Polpa.

Dahmakan adalah keliru satu startup di Asia Tenggara yang berhasil diakselerasi oleh Y-Combinator di Silicon Valley pada 2017. Investor yang terlibat didalam pendanaan seri A adalah Modal UpHonest China, Mitra Partech Silicon Valley, Atami Capital dan Y-Combinator.

CEO Dahmakan Jonathan Weins mengatakan, perusahaannya telah mengembangkan proses operasi yang mengurangi struktur cost pengiriman makanan secara drastis. “Teknologi terlalu mungkin kita untuk mengimbuhkan makanan memiliki kualitas lebih baik bersama harga yang lebih terjangkau dibandingkan bersama startup pengiriman makanan berdasarkan keinginan lainnya,” ujarnya dikutip berasal dari e27, tempo hari (22/5).

Dahmakan menggunakan tipe cloud kitchen, yang sediakan sarana menjadi berasal dari membuat hingga mengantarkan makanan ke konsumen. Menurut Weins, teknologi seperti ini mampu mengurangi cost distribusi. Meski begitu, ia mengklaim perusahaan tetap mampu mempertahankan margin keuntungan yang tinggi.

Sejak berdiri pada 2015, startup ini telah meraih pendanaan hampir US$ 10 juta. Saat itu, Weins merupakan mantan karyawan perusahaan pengiriman makanan, Foodpanda.

Ia mendirikan Dahmakan bersama tujuan mengintegrasikan semua rantai nilai berasal dari memproses makanan hingga pengiriman. “Kami menerapkan analitik prediktif termasuk mesin pembelajaran untuk memperkirakan penjualan dan pengembangan product makanan,” ujarnya.

Dahmakan menggunakan algoritma untuk pilih rute tercepat didalam pengiriman makanan. Startup ini termasuk mengadopsi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mengotomatisasi 80% kronologis kerja, menjadi berasal dari memproses hingga pengiriman makanan.

Di Indonesia, sarana pesan-antar makanan disediakan oleh penyedia sarana on-demand seperti Gojek dan Grab. Kedua perusahaan menggaet mitra penjaja makanan dan minuman untuk sediakan sarana ini. Keduanya termasuk sediakan lokasi tertentu bagi mitra penjaja makanan dan minuman yakni Go-Food Festival dan Grab Kitchen.

Grab for Work Bertransformasi Jadi Grab for Business


Perusahaan layanan on demand Grab meluncurkan ulang (re-launch) layanan tertentu bisnisnya yang semula bernama Grab for Work, jadi Grab for Business. Layanan yang diluncurkan pertama kali terhadap 2016 tersebut, selagi ini tercatat sudah mempunyai lebih dari 5.000 mitra perusahaan.

Excutive Director Grab Indonesia Ongki Kurniawan menyebut, layanan Grab for Business merupakan serangkaian solusi digital untuk pengelolaan pengeluaran transportasi yang fleksibel, transparan, dan safe bagi kalangan usaha di ekosistem Grab.

Ia menjelaskan, alasan Grab for Work bertransformasi jadi Grab for Business adalah dikarenakan terdapatnya pembaruan inovasi layanan bagi mitra bisnisnya. “Jadi ini bukan baru meluncur, tapi re-launch dikarenakan ada perbaikan untuk memberi tambahan inovasi lebih optimal dari layanan usaha di platform kami,” ujar Ongki selagi konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/5).

Head of Grab for Business Indonesia Roy Nugroho menjelaskan, Grab for Business dapat dukungan oleh jaringan dan cakupan armada yang luas, layanan pelanggan khusus, dan juga layanan voucher digital GrabGifts. Ia menjelaskan, melalui portal Grab for Business, perusahaan bisa mengontrol pengelolaan transportasi lebih efisien.

Grab mengklaim, layanan tertentu usaha berikut bisa mendorong efisiensi hingga 30% dan produktivitas karyawan hingga 50%. Roy pun optimis layanan tertentu usaha di Grab berikut bisa jadi pilihan entrepreneur Tanah Air. “Karena melalui satu portal, bisa menambah efisiensi dan produktivitas mitra perusahaan,” ujarnya.

Adapun, layanan yang ada dalam Grab for Business adalah layanan transportasi yang terintegrasi antar perusahaan dan karyawan, voucher digital berbentuk GrabGifts, transportasi web-booking untuk sesuaikan pemesanan tamu perusahaan melalui fitur Concierge, profil usaha untuk sinkronisasi account Grab dengan sistem pengelolaan pengeluaran perjalanan perusahaan, dan layanan GrabExpress untuk pengiriman dokumen berbasis web-booking.

Ia menjelaskan, hingga selagi ini layanan untuk usaha berikut sudah menjangkau di semua lokasi Indonesia. Namun, menurutnya selagi ini perusahaannya sedang berfokus dengan mitra perusahaan di lokasi kota-kota besar layaknya Jabodetabek, Surabaya, Makassar, Medan dan Bandung.

Ke depannya, Grab tidak hanya menargetkan peningkatan kuantitas mitra perusahaan, melainkan fokus menambah kuantitas mitra pengguna atau karyawan dari perusahaan yang mengfungsikan layanan tertentu usaha tersebut. Ia mencontohkan, kalau semula dalam suatu perusahaan hanya ada 5.000 karyawan yang mengfungsikan layanan tersebut, maka ia menghendaki ke depannya bisa meningkat hingga 10 ribu karyawan.

Sekadar info, sejauh ini layanan Grab for Business sudah digunakan di tujuh negara. Di antaranya adalah Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam, Kamboja dan Thailand.  Pada kuartal III 2019, layanan tertentu usaha berikut bakal menambah inovasinya, dengan meluncurkan layanan katering untuk mitra perusahaan.

Sebelumnya, Grab termasuk baru saja meluncurkan layanan reservasi hotel. Pengguna aplikasinya bisa terhubung bermacam pilihan hotel, apartemen, dan villa dan juga memperbandingkan harga dengan bermacam tempat untuk menginap. Adapun, Grab bermitra dengan layanan pemesanan hotel layaknya Agoda dan Booking. com.

Pada kuartal III 2019, Grab sudah mengonfirmasi bakal meluncurkan layanan kesegaran di platformnya. Menurut Info dari Ongki, Grab Indonesia bakal menggandeng layanan kesegaran asal Tiongkok, Ping An Good Doctor. “Untuk mitra lokal, kita masih dalam bagian pembahasan dan evaluasi,” kata Ongki.

Setelah Diuji Coba, Grab Akhirnya Rilis GrabBajay


Perusahaan penyedia sarana on-demand  Grab meluncurkan sarana transportasi terbarunya, yakni GrabBajay. Layanan ini udah diuji cobalah didalam versi beta oleh Grab sejak September 2018 lalu.

Saat ini, Grab udah menggaet 60 mitra pengemudi GrabBajay. Seluruh mitra pengemudi GrabBajay tersebut udah lewat uji KIR dan mempunyai surat jalur yang berlaku. Grab  mengambil keputusan tarif Rp 3 ribu per kilometer untuk sarana GrabBajay ini. Namun, ada tarif sekurang-kurangnya Rp 9 ribu, untuk jarak empat hingga lima kilometer.

Head of Public Affairs Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno mengatakan, Bajaj yang terdaftar didalam GrabBajay memakai bahan bakar gas. “Kami yakin dapat meningkatkan pengalaman pelanggan, lebih-lebih bagi mereka yang menghendaki meraih akses transportasi yang aman dan nyaman dengan skema harga yang lebih pasti dan terintegrasi dengan Grab,” ujarnya di Jakarta, Kamis (23/5).

Penumpang terhitung dapat mengakses Info no pelat bajay di aplikasi. Untuk meningkatkan keamanan, Grab melatih mitra pengemudi. Pelatihan itu mencakup cara berkendara hingga melayani penumpang.

Fitur dan kemanan layaknya inilah yang dikaji Grab sejak uji cobalah GrabBajay pada akhir th. lalu. Menurut Tri, sarana GrabBajay unggul dari sisi keamanan dibanding transportasi bajay lainnya. “Ada perbaikan (setelah uji coba), layaknya tarif, rute mana yang jalur protokol dan tidak,” kata dia.

Di Jakarta layanan GrabBajay ini baru ada di lima titik, yakni ITC Mangga Dua, Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Mangga Besar, Stasiun Sawah Besar, dan Pasar Baru. Grab terhitung menyediakan 15 shelter untuk GrabBajay di Jakarta Pusat. Setiap shelter dapat menampung empat hingga lima Bajaj.

Mitra pengemudi dapat parkir dan menanti penumpang di shelter tersebut. Bagi penumpang, untuk memakai sarana ini, pengguna cuma mesti memilih ikon GrabBike di halaman utama aplikasi Grab. Lalu, akan nampak opsi GrabBajay.

Grab menggandeng Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta untuk menyediakan sarana GrabBajay. Kepala Bidang Angkutan Jalan Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Massdes Aroufy menyambut baik inovasi yang dikerjakan oleh Grab.

Menurut dia, sarana GrabBajay mengakses kesempatan penghasilan tambahan bagi pengemudi Bajaj di Jakarta. “Kami amat mengapresiasi inisiatif Grab dan meminta integrasi kerja mirip ini dapat tetap berlanjut. Ini dapat jadi keliru satu pilihan sarana transportasi masyarakat maupun turis di ibu kota,” katanya.

Saat ini, Grab beroperasi di 222 kota di Indonesia. Grab terhitung udah memberdayakan lebih dari 5 juta wirausahawan mikro lewat platformnya. Sebelum merilis GrabBajay, Grab meluncurkan sarana skuter listrik di BSD City.